Ramadhan kali ini saya mendapat banyak hikmah. Ketika saya salat taubat dan salat malam, juga ketika malam 10 terakhir. Pada tgl 23 Ramadhan saya mendapati pohon rambutan di belakang merunduk, saya terbangun jam 2an krn suasana sangat sepi sekali, dan saya melakukan salat malam, taraweh, taubat, lailatul qadar (solat 2 rakaat dengan 7 qulhu sebagai bacaan pendeknya, diakhhiri dengan istighfar)
Saya mendapati keleluasaan dan rahmah Allah SWT dari Gus Baha agar tidak berat menjalankan Islam. Allah juga tidak suka dengan hamba yg terlalu berusaha shg kurang "gayeng" alias ceria.
Pencarian atas tanda kenabian.
Saya iseng bercukur di sore hari, lalu mendapati tompel diantara tulang belikat saya, pada saat saya berkaca membilas rambut2 yg ada. Tompel tersebut bertahan beberapa detik, saya berpikir mungkin spt ini lah tanda kenabian itu. Sekeetika pemikiran itu ada, maka tompeltersebt terbilaslah, ternyata memang rambut saya. Tapi mengapa rambut tsb berbentuk koin 50 perak.. Masya Allah.
Saya mendapati tgl 27 juga malam yang cerah dan sejuk, bintang temaram. Saya saat malam sdah agak capai, namun masih salat taraweh dan witir di masjid, saya menghabiskan juz 28 hari itu dan saya sudah berjanji pulang jam 9 pada istri. Saya lihat jam sudah lewat sedikit jam 9, namun saya masih mau salat taubat. Setelah saya salat saya lihat jam lagi, koq masih jam 9 lewat sedikit yaitu 9.05... waktu sepertinya berhenti... Saya kira jam tsb rusak, saya salat lagi lailatul qadar, setelah itu saya lihat waktu, 9.13.
Maha Suci Allah Innaka AlaKulli Syai ing Qodiir. Waktu dan ruang milik Allah SWT,tidak ada daya dan usaha hanya semuanya dari Allah SWT.
foto ini 2024


Komentar
Posting Komentar