Rencana Induk Alam Semesta

    Secara terjemah dapat diartikan bahwa Lauhul Mahfudz ini sebuah kitab yang berisi segala ketetapan Allah mulai dari awal mulai diciptakan alam semesta sampai dengan hari akhir nanti. Namun terbersit secara hakikat, dalam alam bawah sadar saya sesuatu yang lain.

    Saat ini saya sedang mendalami berbagai rencana besar lembaga pemerintahan untuk menyongsong Indonesia Emas, ataupun sustainable development goal. Inti dari semua ini adalah saya selalu menemukan adanya Road Map, ataupun Grand Design alias rencana induk dari tiap visi yang mendukung tujuan besar ini.

    Dan beberapa hari ini saya pun mendapat kabar mengenai kematian dari banyak sisi keluarga dan sahabat. Pada pemikiran saya, saya mendapati bahwa ada suatu keniscayaan yaitu rotasi manusia, yang setiapnya adalah hamba Allah yang memiliki fitrah inheren dalam kepalanya. Apakah sampai disini anda punya ide mengenai apa yang akan saya bicarakan?

    


    Kedua hal diatas ini terkait dengan keniscayaan yang lain yaitu ketetapan Allah. Sehingga bisa saya bentuk node node ilmu ini menjadi struktur baru yaitu imajinasi akan adanya suatu visi ilahi dengan tumpuan nya (stepping stone) yang wajib ada sesuai Lauhul Mahfudz. Visi besar ilahi ini tersirat :

    Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata, "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau!" Tuhan berfirman, "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui." (QS al-Baqarah[2]: 30)

    Jika kita ibaratkan sederhana maka ada suatu bangunan lego besar yang akan dibangun, dan batu bata atau kotaknya ini adalah hasil kegiatan manusia dan ketetapan Allah SWT. Dengan dua potensi jalan manusia (baik/buruk) maka tercipta efek adanya keterlambatan pembangunan lego ini, namun struktur nya wajib harus ditepati alias sdh ada dalam Lauhul Mahfudz sebagai Rencana Induk, dengan step step roadmap batu bata yang harus ada. Kita sebagai manusia, dapat mengambil andil untuk berkontribusi, ataupun tidak berkontribusi, dengan mengerti bahwa mengikuti perintahNya adalah jalur yang tepat untuk itu. Sementara Iblis dan setan menggoda agar visi ini tidak akan terwujud dengan cepat, alias akan menggunakan segala cara agar manusia selalu memilih jalur yg buruk saja. Walau eventually rencana indukNya pasti terwujud karena Dialah penguasa waktu.

    


Dalam perikehidupan manusia yang sebentar, kontribusi kecil kecilan untuk pembangunan visi ilahi ini adalah tujuan utama, untuk mencai ridhoNya. Semua ini adalah perintah dan petunjukNya. Dalam dunia suku bangsa zaman sekarang, banyak orang kehilangan arah, kontribusi hanya pada kebangkrutan masa depan karena sibuk membesarkan dirinya sendiri sendiri. Iblis sudah sedemikian sukses, membesarkan ego sombong manusia, sehingga jalan yang benar tidak nampak lagi.

    Namun tetap Allah selalu membimbing, melalui ilmu dan hikmah. Bahwa ilmu dan hikmah ilahi ini adalah seperti sinar bintang, yang tidak peduli dipegang siapapun, dia akan menerangkan dirinya. Sehingga mulai timbul gerakan untuk menuju kearah yang benar sesuai visiNya. Sekarang hikmah terang ini lebih banyak diterima bangsa di barat, dengan gerakan gerakan kembali ke alam, sustainability, life work balance dan sebagainya. Karena ilmu dan hikmah ini meneranginya, maka banyak juga sekarang bangsa barat yang masuk ke dalam iman dan islam.

    Alangkah indahnya jika kita manusia bisa mengetahui bangunan besar itu, visi besar itu. Kita tidak akan serabutan membangun, dan hanya fokus pada jalur pembangunan itu. Seperti lebah yang selalu akan membangun rumahnya sesuai desain fitrah yang didapatnya. Kita tidak akan boros apalagi menganggap remeh manusia lain. Kita pasti akan saling membantu bekerjasama, karena semua tenaga dan ilmu dibutuhkan, dan karena manusia adalah masterpiece kunci untuk pembangunan ini. Hilanglah kebencian, persaingan dan ketidak adilan dari pemimpin, karena kunci kestabilan pembangunan adalah rotasi yang sempurna, yang memunculkan manusia manusia siap ilmu siap kerja. 

    Semoga kita semua dalam kehidupan kita yang singkat ini, dapat berperan menjadi hamba Allah Azza w Jal, yang telaten, sehat logika, jiwa dan raga, menjadi kontributor dalam membentuk stepping stone Rencana Induk Allah, dan jika beruntung akan mendapat RidhoNya. Aaamiin YRA


Komentar