Keadilan Allah adalah dua. Kebahagiaan, kesedihan adalah hasilnya.
Yang perlu diketahui, adalah kesesuaian respons kita. Apakah ini tepat dan apakah ini pas.
Allah memberi dua ujian, untuk mendapati tindakan kita yang telah ditakar dalam timbanganNya.
Ketika ada ujian untuk berkorban, ilmu adalah untuk ketepatan, hati adalah untuk kepasan.
Ketika ada ujian untuk menahan, kita perlu memisahkan sejenak aspek tradisi dan melihat yang qurani.
Tahanlah diri untuk dosa,
Doronglah hati untuk amal kita,
Berkorbanlah,
dan nantikan balasannya.
Baik baik dan jadilah dermawan.
Hiburlah diri dengan kesederhanaan.
Janganlah menekan hati dan pikiran dengan kemauan.
Hentikan perbandingan dan jaga diri dari pergaulan nir surgawi.

Komentar
Posting Komentar