Ramadhan 1446 Budaya Islami by Yusuf Qardawi

Mempelajari budaya islami, dengan Yusuf Qardawi (Buku : Kebudayaan Islam, inklusif atau ekslusif)


Bacalah ! artinya sebelum semuanya haruslah membuka cakrawala dengan ilmu, sehingga iman bisa meresap, barulah "wahai yang berselimut, beri peringatan?", barulah ber-amal (berkegiatan).

      ILMU IMAN AMAL ALAM

Pada dasarnya segala sesuatu yang dilukis melalui tinta nilai-nilai mulia, ia akan masuk kepada cakrawala insani, bukan hewani. Tinta itulah islam.

Tsaqafah (budaya) dan hadharah (peradaban) adalah sama. Akhlaq adalah buah iman, maka org munafik akan berbohong, berkhianat, ingkar, berdosa.

Unsur budaya islam : 

  1. Rabbaniyah (tauhid sebagai pembuluh darah kegiatan), 
  2. Akhlaqiah (moral baik sbg akar, dengan cara dan tujuan yg baik, ilmu wajib membuahkan akhlak baik), 
  3. Insaniah (manusia mulia), 
  4. Al alamiyah (universal), 
  5. At tasamuh (toleransi),
  6. Keberagaman, 
  7. Al wasathiyah (Pertengahan), 
  8. At takamul (saling menyempurnakan), 
  9. Al I'tizaz bi adz dzat (bangga thd orisinalitas elemen-elemennya)

Budaya islami, merangkul, sumber sumber, tujuan kemanusiaan, orientasi dan moral universalitas, membedakan kejahiliahan, & membentuk satu rajutan umat  

Quran mengontrol dan meluruskan dan menyempurnakan apa apa yang baik dan buruk sehingga merangkul seluruhnya. 

        Contoh pengejawantahan Quran di dunia nyata : 

Terhadap keburukan yang ada terdapat adaptasi dengan mudarat sesuai kaidah Khidr, melubangi kapal untuk mencegah yang lebih buruk. Ada juga mitigasi bencana melalui mimpi unta Yusuf.

Juga tebusan para tawanan Badar adalah mengajar membaca tulis 10 anak muslim. Kelebihan sebagai tebusan kejahatan, menyadarkan sekaligus memuliakan ilmu. Zaid bin Tsabit salah satu anak itu.

Kemudian budaya islami ini tidak lah ekslusif, dalam Az Zumar 17-18 

Dan orang-orang yang menjauhi Tagut (yaitu) tidak menyembahnya dan kembali kepada Allah, mereka pantas mendapat berita gembira; sebab itu sampaikanlah kabar gembira itu kepada hamba-hamba-Ku,(yaitu) mereka yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya.Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal sehat (Ulul Albab/Cendekia).

Ulul Albab : cendekiawan, orang-orang khusus yang tidak dikhawatirkan akan terpengaruh oleh berbagai penyimpangan atau keistimewaan.

Kebenaran hikmah adalah milik Allah dan cahayaNya, sehingga tidak masalah siapapun yang mengeluarkannya. 

Mutsaqaf adalah orang yg mengetahui berbagai wawasan (intelektual) : 

  1. Keagamaan
  2. Bahasa budaya
  3. Sejarah
  4. Humaniora
  5. Ilmiah
  6. Realita

Kesetimbangan : akal vs wahyu, materi vs ruh, hak vs kewajiban, individu vs komunal, ilham vs iltizam, nash vs ijtihad, idealitas vs realitas, tetap vs berubah, inspirasi (lampau) vs prediksi (futur) 

Seorang muslim mempelajari sekitarnya, membaca sejarah, dan mengatur diri melalui wahyu.

Komentar