Melihat anak anak ku, yang sgt dekat dengan bundanya.
Ketika malam tiba, inginnya hanya pegangan dengan bundanya
sama ayah, tidak pernah terjadi.
Memang ayah kadang dirindukan.
Sedikit kajian, wejangan sampai, saya rasa sudah cukup.
Sosok ayah dipojokan sdh cukup.
Kalaulah peran ayah cukup beramal kerja utk keluarga, memang yg terjadi seperti itu disini.
Namun ayah pun memasak, menyapu, mengepel dan meneliti peradaban.
Tanpa teman bicara semua terasa lumayan.
Semua ad positifnya. Kalau saja terjadi panggilanNya, anak anakku bs tetap happy, krn cukup dgn bundanya yg dapat menenangkan mereka.
Terimakasih Allah sudah menetapkan yang terbaik.

Komentar
Posting Komentar